Langsung ke konten utama

Perkenalanku dengan Rohis



Belakangan ini sedang banyak yang memperbincangkan Rohis. Apaan sih Rohis? Ada masalah apa emangnya?

Rohis adalah singkatan dari (Rohani Islam). Rohis ini salah satu organisasi yang ada dilingkup sekolah, biasanya mengadakan dan mengurusi kegiatan-kegiatan keagamaan di sekolah.

Kemudian berita yang tengah beredar saat ini bahwa Menteri Agama meminta agar ekstrakulikuler Rohis di sekolah-sekolah diawasi. Nah, dalam hal ini yang kemudian menjadi pertanyaan adalah diawasi yang bagaimana?

Jika tujuannya adalah untuk membuatnya menjadi lebih diperhatikan dan didukung dalam setiap kegiatan yang diadakannya, tentulah itu merupakan hal yang sangat baik.

Namun, jika diawasi karena menaruh kecurigaan pada organisasi ini dan membuat kecemasan tentulah itu menjadi hal yang sepertinya keliru.

Saya sendiri adalah alumni Rohis, mungkin menceritakan bagaimana saya mengenal Rohis hingga mencintai organisasi ini dapat memberi gambaran bagaimana dan apa organisasi ini.

Saya adalah seseorang yang tidak pernah hidup didunia organisasi sebelumnya. Dan bahkan tak berminat sama sekali untuk berorganisasi. Hingga kemudian ketidaksengajaan memperkenalkanku dengan dunia organisasi. Dan bulir-bulir kecintaanku terhadap organisasi mulai tumbuh.

Beruntungnya saya mengenal organisasi dari Rohis. Saat itu saya duduk dibangku SMA kelas 11. Tepatnya di SMA Negeri 1 Batang dan Rohis sekolah saya ini bernama Menspit (Mental Spiritual).

Lalu bagaimana saya menyebut ini adalah sebuah ketidaksengajaan?
Jadi awalnya saya hanya mendapat undangan atau ditunjuk untuk mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Menspit yaitu SCPM (Silaturahim Calon Pengurus Menspit). Bahkan sampai sekarangpun saya tidak tau kenapa saya yang ditunjuk untuk mengikuti kegiatan tersebut. Padahal saya belum pernah mengikuti kegiatannya sekalipun. Mungkin hanya asal-asalan memilih untuk mewakili dari tiap kelasnya. Sehingga saya menamainya sebagai ketidaksengajaan. Hehe entahlah..

Singkat cerita saya memutuskan untuk mencoba mengikuti kegiatan tersebut. Dan untuk pertama kalinya saya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler sekolah dengan menginap (diluar dari ekstrakulikuler yang wajib diikuti seperti kegiatan pramuka). Entah apa yang membuat saya tertarik dengan kegiatan tersebut padahal saya pun tidak tau siapa saja yang ikut dalam acara itu.

Kegiatan pun berlangsung dengan baik dan menyenangkan. Namun, betapa kagetnya saya ketika mengetahui ternyata itu adalah kegiatan pelantikan untuk menjadi pengurus Menspit angkatan 2014/2015. Dan semua yang telah ikut dalam acara tersebut maka resmi menjadi pengurusnya. Rupanya saya kurang informasi akan hal ini.

Lalu bagaimana bisa seseorang yang tidak pernah hidup didalam organisasi, bahkan belum pernah mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada didalamnya tiba-tiba harus diberi amanah untuk memerankan tugas sebagai pengurus?
Terlebih saya ini adalah tipikal orang yang penyendiri dan pendiam yang sulit untuk bersosialisasi. Tentulah akan sulit menjalankan amanah tersebut nantinya.

Namun, karena telah terlanjur hadir dalam kegiatan tersebut saya sudah tidak mungkin untuk mundur. Dan disinilah awal dari pengalaman-pengalaman yang tidak biasa dimulai.

Saya yang awalnya ragu-ragu dan tidak yakin untuk bisa berorganisasi akhirnya menjadi bersemangat setelah mengenal teman-teman yang juga bergabung di Menspit. Energi positif yang ada diorganisasi ini membawa perubahan dalam diri saya.

Saya mulai belajar untuk bisa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, saya mulai belajar bagaimana memahami karakter teman yang berbeda, belajar untuk bisa bekerjasama, dan hebatnya semua ini dilakukan atas dasar kecintaan terhadap Rabb nya. Didalam lingkaran ini kami bekerja dijalan dakwah.

Membuat dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang selalu berusaha menghadirkan Allah didalamnya yang membuat kita semakin mencintai Sang Pencipta. Kita yang sama-sama ingin memperbaiki diri dan saling menyemangati dikala nyala semangat masing-masing dari kami meredup. Dan masih banyak lagi hal yang kemudian membuat saya mencintai organisasi ini.

Semenjak saya mengenal Rohis, waktu luang (diluar jam pelajaran) saat berada di sekolah lebih banyak dihabiskan di Masjid sekolah. Entah untuk sekedar sholat, membersihkan area masjid, baca-baca buku di hamas (basecampnya Menspit) :D atau berkumpul bersama teman-teman Menspit.Saya pun lebih banyak belajar mengenai agama disana, karena mengingat pelajaran agama di sekolah, saya rasa sangatlah kurang.

Akan sangat banyak jika semuanya saya tuangkan disini. mungkin dilain waktu akan saya lanjutkan dengan cerita saya mengenai kegiatan-kegiatan yang ada di Menspit ini. Ditambah bagaimana saya menjalankan amanah sebagai Takmir Masjid SMA N 1 Batang.

Dan diakhir tulisan ini saya hanya ingin mengungkapkan bahwa sebagai orang yang pernah terlibat dalam organisasi ini saya mendapat banyak kebaikan dan hal-hal positif didalamnya.

Rohis adalah organisasi berenergi positif yang dapat membawa banyak kebaikan dilingkungan sekolah. Organisasi yang pantas untuk terus mendapat support dari banyak pihak. Organisasi yang perlu mendapat perhatian lebih melalui peran-peran besar yang telah diberikannya. 

Bukan untuk dicurigai, dimata-matai ataupun menjadi dikhawatirkan keberadaannya.


- DAN SAYA BANGGA PERNAH MENJADI BAGIAN DARI ROHIS –


Batang, Jawa Tengah


09.20 AM

Komentar

  1. Balasan
    1. Hehe ayo ditunggu ceritanya ttg Rohis. Mesti ceritanya Anita lebih keren dari ceritaku :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIPAKSA NGEBLOG

(photo by hmps ekosy: dalam pelatihan blog) Dari judulnya sudah ketahuan ya apa yang melatarbelakangi saya untuk kembali kedunia per-blogger-an *apaan sih bahasanya :v Karena lama tak jumpa dan lama tak menyapa saya akan mengawalinya dengan basmalah terlebih dahulu kemudian salam dan diakhiri dengan hamdalah. Nahloh apaan ini??? Hehe.. anggap saja sebagai sambutan :D بـسم الله الرحمن الرحيم Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah atas segala karuniaNya sehingga saya masih diberi kehidupan dan kesempatan untuk dapat berbagi entah ilmu maupun pengalaman melalui tulisan-tulisan saya disini yang ala kadarnya, yang masih jauh dari kata baik apalagi sempurna.  Semoga apa-apa yang saya bagikan hanyalah berupa kebaikan dan kebaikan sehingga membawa manfaat untuk saya pribadi dan untuk siapa saja yang membacanya. Kemudian ketika ada kesalahan mohon untuk diingatkan. Shalawat serta salam tak lupa tercur...

Profil

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Nama saya Rizta Evindionita. Dilahirkan oleh seorang wanita cantik yang sangat saya cintai dan saya hormati. Saya lahir pada 27 April 1998 di Batang, Jawa Tengah. Dan hingga sekarang saya masih setia tinggal dikota ini dengan orang tua tercinta. Saya merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Saya punya seorang kakak perempuan bernama Risna Yuyun Mardika yang telah berkeluarga (kakak ipar saya Moh.Saefudin) dan sebentar lagi akan dikaruniai buah hati. Bagi yang ingin tau riwayat pendidikan saya. Saya pernah bersekolah di SD N Proyonanggan 7 Batang, SMP Negeri 1 Batang, SMA Negeri 1 Batang, dan Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan (angkatan 2016) Di masa SMA saya pernah aktif di Menspit Smantang atau yang biasa dikenal dengan sebutan Rohis. Saya lebih banyak mendapatkan ilmu, pengalaman, dan teman disana dan saya bersyukur pernah berada dilingkungan itu. Sedangkan di kampus, saya ikut banyak kegiatan yang sangat m...

Hobby

My Hobby Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai hobi saya. Saya suka travelling, ya meskipun belum sampai ke seberang pulau apalagi ke luar negeri. Saya sangat menyukai aktivitas bepergian karena disitulah saya bisa menemukan banyak hal yang belum pernah saya temui. Dan dari kegiatan travelling itu pula kita dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terhampar dimuka bumi secara nyata. Semoga Allah perkenankan diri ini melihat dan merasakan lebih banyak tanda-tanda kebesaran-Nya melalui travelling. Kemudian saya juga suka menulis, minimal menulis status fb, menulis caption di instagram, dan menulis pengalaman pribadi saya. Punya keinginan untuk menulis buku, semoga suatu saat nanti dapat terwujud. Karena saya suka menulis, tentulah saya juga akan suka membaca. Terutama membaca kejadian disekitar saya. Dimanapun saya berada. Kejadian-kejadian itu seakan memberi pelajaran yang membuat saya lebih bijak dan lebih dewasa dalam bersikap. ...