Langsung ke konten utama

Penyendiri

Sometimes, I need my quality time



Assalamu’alaikum..

Hari ini saya tidak tau mau menulis apa. Sebenarnya banyak hal yang ingin saya tulis, hanya saja ketika jari telah sampai diatas keyboard keinginan yang awalnya menulis suatu hal menjadi tiba-tiba hilang entah kemana. Akhirnya apa? Saya hanya menatap kosong layar laptop tanpa ada yang ingin kutulis (sebenarnya saya sudah menulis tentang bagaimana menghadapi tindak kejahatan yang sering terjadi disekitar kita. Hanya saja belum saya selesaikan tulisan tersebut karena belum enak untuk dibaca ::mohon maklum::).

Apakah kau juga pernah merasakan yang demikian? Bingung dengan apa yang hendak kau tulis? Ketika telah semangat membuka laptop kemudian segera menutupnya kembali. Atau bahkan jadi merubah niat  yang tadinya ingin menulis menjadi membuka file-file lain misal. Entah berisi dokumen foto, video, menonton film, atau bermain game.

Jika jawabannya iya, itu berarti sama denganku. Hanya saja aku lebih suka membaca-baca kembali tulisan-tulisan yang entah kapan aku tulis. Tulisanku pada dokumen rahasia. Isinya hanya seputar pengalaman hidupku. Namun, membuat memori otakku kembali memutar kenangan-kenangan masa lalu. Rasanya aku terharu. Hehehe..

***

Penyendiri. Sometimes I need my quality time.


Sebenarnya aku tidak mengerti mengapa aku membuat judul seperti itu. Tapi, sepertinya itu judul yang cukup menarik.

Jika kau menemuiku pada saat jaman sekolah, kau pasti akan langsung paham dengan apa yang ku maksud. Apalagi jika kau berada satu kelas denganku. Ah, kau pasti bisa langsung mengiyakannya. “aku, sebagai seorang yang penyendiri”.

Iya, dulu saya lebih suka menyendiri dan menjadi orang yang paling pendiam (kukira begitu jika dibandingkan dengan teman lainnya yang ada dikelas). Aku bisa berkata demikian karena buktinya aku sampai masuk dalam kandidat nominasi “terpendiam” saat graduation party. Tapi, untunglah bukan aku pemenangnya. Itu tandanya masih ada yang lebih pendiam dariku. Hehehe..

Oke, kembali pada penyendiri. Pada saat itu aku suka menyendiri, sampai sekarang juga begitu. Hanya saja kurasa sekarang tidak begitu nampak jika saya suka menyendiri. Mungkin karena sekarang aku merasa lebih mudah untuk berkawan. Meski entah akan berlangsung hingga kapan. Tapi aku menikmati itu. Tepatnya, berusaha untuk menikmati dan tetap memilih untuk menjadi diri sendiri.

Aku menyendiri bukan karena teman-temanku tak baik. Sungguh, mereka orang-orang yang sangat baik. Hanya saja mereka seringkali terkesan canggung ketika bersamaku entah mengapa. Aku merasa seperti itu, bisa jadi benar atau bisa juga keliru. Kupikir mereka mengira aku terlalu tertutup, dan mereka tidak enak jika harus menganggu kenyamanan juga privasiku. Itu adalah hal yang tidak benar. Buktinya sekarang aku bercerita banyak tentang hidupku disini. Iya, bercerita pada kalian semua.

Aku penyendiri bukan berarti tidak punya kawan sama sekali. Aku tetap memiliki sahabat-sahabat yang luar biasa. Iya. Kupikir begitu. Tau kenapa alasannya?
Karena mereka dengan terbuka dan sukarela membersamaiku. Tidak canggung untuk berbincang dan tertawa bersamaku. Mereka tetap menerimaku, menerima semua kekuranganku. Aku yang lebih suka diam mendengarkan cerita-cerita mereka, aku yang hanya bisa ikut tertawa ketika salah satu dari mereka membuat lelucon, dan mereka yang selalu antusias ketika aku mulai berbicara.

Ah, rasanya aku sangat merindukan mereka disaat-saat seperti sekarang. Aku senang sampai sekarang kita masih sesekali berkomunikasi meskipun telah ada di dunia dan kehidupan kita masing-masing. Hanya sesekali tak apa asal tidak putus hubungan persahabatan. Mungkin jauh dimata, tapi tetap dekat di do’a. Semoga dan selalu.

Terimakasih juga untuk kalian yang masih meluangkan waktu untuk menemuiku ketika pulang ke kampung halaman. Maaf jika saya sering mengcancel acara kita secara sepihak. Terimakasih banyak sudah mau memaklumi.

Kemudian, yang sampai satu tahun ini atau mungkin lebih lama dari itu kita belum bertemu. Tidak apa-apa. Barangkali ketika kita bertemu ada sensasi yang lebih hebat karena kerinduan tersebut. Namun kuharap untuk tidak lupa tetap menyelipkan do’a untuk sahabat-sahabatmu, karena kau tau bukan?

Tidak ada seorang muslim pun yang mendo’akan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama” (HR. Muslim no.4912)

Jadi kuharap aku tetap ada didalam do’a mu. Begitupun sebaliknya.

Aku memang penyendiri dan lebih suka bercerita lewat tulisan dari pada verbal. Sehingga  seringkali aku membutuhkan waktu untuk sendiri, meresapi keheningan dan menuangkan semua perasaan pada tulisan-tulisanku.

Saat berkumpul bersama dengan kawan-kawan aku lebih suka mendengarkan cerita mereka. Aku seringkali menemukan hikmah tersendiri dibalik cerita-cerita dari mereka.

Aku bahagia melihat mereka bahagia. Ada juga diantara mereka yang bercerita tentang perjuangannya. Aku suka itu. mereka hebat.

***

Aku binggung membuat penutup untuk tulisan ini. Karena dari tadi aku hanya menuliskannya dengan mengalir begitu saja. Mungkin untuk sekedar ucapan terimakasih cukup untuk menutup tulisan yang masih banyak cacatnya ini.

Terimakasih banyak..
Jazahumullahu khairan..
Thank’s very much..

Untuk semua orang yang telah hadir dihidup saya. Entah yang hanya lewat, datang dan pergi, sekedar transit, atau yang masih singgah hingga sekarang. Semua orang yang pernah ada dihidup saya tentulah sudah ada yang mengaturnya. Tidak ada pertemuan yang sia-sia. Sedikit banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan dari kalian.

Maaf jika ada perkataan, tindakan, maupun sifat saya yang tidak kalian sukai hingga menyakiti hati kalian. Memang saya masih banyak sekali kekurangannya. Hingga sekarang pun saya masih terus berusaha untuk memperbaiki diri. Hanya saja saya akan tetap menjadi diri saya sendiri dan tidak akan berusaha untuk menjadi diri orang lain.

Terimakasih. Wassalamu’alaikum..

Kamar biru, ditemani rintik hujan
July 26th 2017


05.04 PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIPAKSA NGEBLOG

(photo by hmps ekosy: dalam pelatihan blog) Dari judulnya sudah ketahuan ya apa yang melatarbelakangi saya untuk kembali kedunia per-blogger-an *apaan sih bahasanya :v Karena lama tak jumpa dan lama tak menyapa saya akan mengawalinya dengan basmalah terlebih dahulu kemudian salam dan diakhiri dengan hamdalah. Nahloh apaan ini??? Hehe.. anggap saja sebagai sambutan :D بـسم الله الرحمن الرحيم Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah atas segala karuniaNya sehingga saya masih diberi kehidupan dan kesempatan untuk dapat berbagi entah ilmu maupun pengalaman melalui tulisan-tulisan saya disini yang ala kadarnya, yang masih jauh dari kata baik apalagi sempurna.  Semoga apa-apa yang saya bagikan hanyalah berupa kebaikan dan kebaikan sehingga membawa manfaat untuk saya pribadi dan untuk siapa saja yang membacanya. Kemudian ketika ada kesalahan mohon untuk diingatkan. Shalawat serta salam tak lupa tercur...

Profil

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Nama saya Rizta Evindionita. Dilahirkan oleh seorang wanita cantik yang sangat saya cintai dan saya hormati. Saya lahir pada 27 April 1998 di Batang, Jawa Tengah. Dan hingga sekarang saya masih setia tinggal dikota ini dengan orang tua tercinta. Saya merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Saya punya seorang kakak perempuan bernama Risna Yuyun Mardika yang telah berkeluarga (kakak ipar saya Moh.Saefudin) dan sebentar lagi akan dikaruniai buah hati. Bagi yang ingin tau riwayat pendidikan saya. Saya pernah bersekolah di SD N Proyonanggan 7 Batang, SMP Negeri 1 Batang, SMA Negeri 1 Batang, dan Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan (angkatan 2016) Di masa SMA saya pernah aktif di Menspit Smantang atau yang biasa dikenal dengan sebutan Rohis. Saya lebih banyak mendapatkan ilmu, pengalaman, dan teman disana dan saya bersyukur pernah berada dilingkungan itu. Sedangkan di kampus, saya ikut banyak kegiatan yang sangat m...

Hobby

My Hobby Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai hobi saya. Saya suka travelling, ya meskipun belum sampai ke seberang pulau apalagi ke luar negeri. Saya sangat menyukai aktivitas bepergian karena disitulah saya bisa menemukan banyak hal yang belum pernah saya temui. Dan dari kegiatan travelling itu pula kita dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terhampar dimuka bumi secara nyata. Semoga Allah perkenankan diri ini melihat dan merasakan lebih banyak tanda-tanda kebesaran-Nya melalui travelling. Kemudian saya juga suka menulis, minimal menulis status fb, menulis caption di instagram, dan menulis pengalaman pribadi saya. Punya keinginan untuk menulis buku, semoga suatu saat nanti dapat terwujud. Karena saya suka menulis, tentulah saya juga akan suka membaca. Terutama membaca kejadian disekitar saya. Dimanapun saya berada. Kejadian-kejadian itu seakan memberi pelajaran yang membuat saya lebih bijak dan lebih dewasa dalam bersikap. ...