Langsung ke konten utama

DIPAKSA NGEBLOG


(photo by hmps ekosy: dalam pelatihan blog)

Dari judulnya sudah ketahuan ya apa yang melatarbelakangi saya untuk kembali kedunia per-blogger-an *apaan sih bahasanya :v


Karena lama tak jumpa dan lama tak menyapa saya akan mengawalinya dengan basmalah terlebih dahulu kemudian salam dan diakhiri dengan hamdalah. Nahloh apaan ini???

Hehe.. anggap saja sebagai sambutan :D

بـسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah atas segala karuniaNya sehingga saya masih diberi kehidupan dan kesempatan untuk dapat berbagi entah ilmu maupun pengalaman melalui tulisan-tulisan saya disini yang ala kadarnya, yang masih jauh dari kata baik apalagi sempurna. 

Semoga apa-apa yang saya bagikan hanyalah berupa kebaikan dan kebaikan sehingga membawa manfaat untuk saya pribadi dan untuk siapa saja yang membacanya. Kemudian ketika ada kesalahan mohon untuk diingatkan.

Shalawat serta salam tak lupa tercurah kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. yang telah merubah masa yang gelap gulita menjadi masa yang terang benerang. Semoga kita semua bisa mendapat syafaat dan dapat bertemu dengannya kelak. Aamiin..

***

Oke, sekarang langsung saja kembali kejudul. Eaaa.. :v
Sebenarnya saya aktif ngeblog sedari SMP hanya saja itu tak bertahan lama. Karena saya lebih suka baca-baca dan mampir diblog orang ketimbang nulis diblog sendiri.

Saya sendiri lupa apa blog pertama yang saya buat, yang saya ingat blognya berisi mengenai cerpen karena dulu saya suka menulis fiksi. Lulus dari SMP saya sudah tidak aktif lagi diblog dan lebih aktif disosmed (facebook, twitter, instagram). 

Namun, meskipun tidak lagi aktif diblog saya tetap suka menulis. Tapi lebih ke pengalaman pribadi dan apa-apa yang sedang saya rasakan saat itu. Tulisan-tulisan tersebut paling hanya saya share difacebook dan instagram dan lebih banyak yang saya simpan dinote ponsel saya untuk koleksi pribadi. Hehehe..

Kemudian pas udah masuk kuliah disemester 1 kembali diingatkan dengan blog. Dan postingan-postingan saya diblog ini yang baru beberapa itu hanya untuk sekedar menyelesaikan tugas pada mata kuliah pengantar komputer. Bukan untuk kembali aktif diblog.

Lalu entah bagaimana ceritanya saya dipertemukan dengan seorang *blogger yang niat banget hidup didunia ini (baca : dunia blog) yang eksistensinya luar biasa *ceilah..

Dan kemudian saya terus dipaksa untuk kembali aktif diblog *eh nggak juga ndeng. Haha tapi ya begitulah. Hingga akhirnya sekarang saya mulai kembali aktivitas menulis saya yang semoga tidak kembali berhenti ditengah jalan apalagi dipersimpangan *nahloh :v

Saya tidak mengharapkan blog ini banyak pengunjung apalagi berpenghasilan seperti para bloger-bloger yang serius dengan blognya itu.

Saya hanya berharap postingan-postingan saya ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.  Dan mungkin akan lebih banyak berisi mengenai pengalaman pribadi saya atau apapun yang sedang ingin saya tulis dan saya bagikan.
Selebihnya saya gunakan untuk melatih ketrampilan saya dalam menulis.

Tere liye bilang : 

“Menulislah, karena yakin tulisan kita bisa mengubah. Menulislah, karena yakin tulisan kita bisa menghibur. Menulislah, karena yakin tulisan kita bisa menemani.

Jangan pedulikan jumlah komen, jumlah like, jumlah pengunjung. Menulislah! Karena dunia ini akan jauh lebih baik jika semua orang pintar menulis, bukan pintar bicara. Maka menulislah!”


Sekarang saya tidak tau lagi mau nulis apa. Saya belum terbiasa menulis banyak *curcol

Mungkin bisa dicukupkan sampai disini. Tapi sebelum saya mengakhiri tulisan ini saya ingin berterimaksih kepada yang telah memaksa saya untuk kembali menjadi blogger.

Dan semoga tidak bosan mengingatkan saya untuk menulis dan mempostingnya. Karena tidak jarang saya telah menulis dan enggan untuk mempostingnya. Atau kesoksibukan yang membuat saya lupa bahkan malas untuk menulis.

*note: foto diatas tidak ada hubungannya dengan tulisan ini. Pas kebetulan aja cocok sama isi tulisan saya, jadi saya pakai sebagai pelengkap agar terlihat lebih menarik. Hehe.. :v

Saya rasa cukup. Dan sekian..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Kamar biru,
July 15th 2017


04.05 AM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Nama saya Rizta Evindionita. Dilahirkan oleh seorang wanita cantik yang sangat saya cintai dan saya hormati. Saya lahir pada 27 April 1998 di Batang, Jawa Tengah. Dan hingga sekarang saya masih setia tinggal dikota ini dengan orang tua tercinta. Saya merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Saya punya seorang kakak perempuan bernama Risna Yuyun Mardika yang telah berkeluarga (kakak ipar saya Moh.Saefudin) dan sebentar lagi akan dikaruniai buah hati. Bagi yang ingin tau riwayat pendidikan saya. Saya pernah bersekolah di SD N Proyonanggan 7 Batang, SMP Negeri 1 Batang, SMA Negeri 1 Batang, dan Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan (angkatan 2016) Di masa SMA saya pernah aktif di Menspit Smantang atau yang biasa dikenal dengan sebutan Rohis. Saya lebih banyak mendapatkan ilmu, pengalaman, dan teman disana dan saya bersyukur pernah berada dilingkungan itu. Sedangkan di kampus, saya ikut banyak kegiatan yang sangat m...

Hobby

My Hobby Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai hobi saya. Saya suka travelling, ya meskipun belum sampai ke seberang pulau apalagi ke luar negeri. Saya sangat menyukai aktivitas bepergian karena disitulah saya bisa menemukan banyak hal yang belum pernah saya temui. Dan dari kegiatan travelling itu pula kita dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terhampar dimuka bumi secara nyata. Semoga Allah perkenankan diri ini melihat dan merasakan lebih banyak tanda-tanda kebesaran-Nya melalui travelling. Kemudian saya juga suka menulis, minimal menulis status fb, menulis caption di instagram, dan menulis pengalaman pribadi saya. Punya keinginan untuk menulis buku, semoga suatu saat nanti dapat terwujud. Karena saya suka menulis, tentulah saya juga akan suka membaca. Terutama membaca kejadian disekitar saya. Dimanapun saya berada. Kejadian-kejadian itu seakan memberi pelajaran yang membuat saya lebih bijak dan lebih dewasa dalam bersikap. ...