Udara pagi berhembus menerobos masuk dengan kesegarannya.
Burung-burung berkicauan riang diluar sana.
Dan seseorang yang tengah menuliskan bait ini adalah orang yang menikmati keindahannya tiap pagi dari dalam kamarnya.
***
Inilah 3 bulanku hidup dikehidupan baruku, ditempat yang baru.
Suasana yang baru ini benar-benar berbeda.
Kau bisa melihatnya sendiri. Merasakannya lewat bait demi bait kata yang kutulis sebagai bait-bait pembuka.
Segala puji bagi Allah..
Allah berikan saya tempat berteduh yang nyaman. Tempat tinggal keduaku. Tempat sementara yang bisa saya singgahi untuk beberapa waktu. Meski saya tidak tau berapa lama saya dapat menempati kamar ini. Tapi saya merasa ini sebagai salah satu hadiah yang Allah beri untuk saya.
Tidak mungkin seseorang hidup di tempat baru tanpa bertemu dengan orang yang baru.
Dan.. di tempat tinggalku ini saya menemui orang-orang baru. Disinilah rasa syukur itu bertambah berkali lipat. Rezeki yang tidak ternilai harganya bagi saya adalah dipertemukan dengan orang-orang baik. Dan kini semakin banyak orang-orang baik yang telah saya temui. Bahkan hidup bersama dengan saya.
Saat ini mereka telah kuanggap sebagai saudara-saudaraku sendiri. Yang semoga selalu dilimpahkan banyak kebaikan.
Namun, dari sekian banyak orang, tidak mungkin semuanya sama. Selalu ada saja yang istimewa dari salah satunya. Dan itu yang sampai sekarang masih mengganjal di hati.
Yang saya tau seindividual apapun manusia. Ia tetap membutuhkan orang lain. Dan setidak perduli apapun manusia. Ia tetap masih punya nurani. Namun sepertinya yang satu ini berbeda. Mungkin hanya belum merasa membutuhkan dan lebih perduli dengan sesama. Semoga begitu. Disini saya merasa kesabaran saya kembali di uji.
Saya hanya bisa terus berusaha untuk berfikir positif. Melihat banyak hal dari kaca mata kebaikan. Semoga ada banyak ladang pahala disini untukku. Untuk orang-orang disekitarku. Dan juga untukmu.
Hari ini saya kembali berkenalan dengan orang baru. Dan ia yang akan menjadi teman satu kamarku. Teman berbagi. Teman diskusi. Dan lainnya.
Sepertinya ia tipikal orang yang banyak bicara. Sama dengan teman satu kamarku beberapa waktu yang lalu. Sepertinya saya akan lebih mendapat banyak ilmu darinya. Semoga saya bisa menjadi teman dan saudara yang baik. Dan kembali menjadi pendengar yang baik. Juga membawa kebaikan.
Aamiin..
Belajarlah untuk terus menanamkan kebaikan didiri kita sendiri. Karena apa yang kita tanam adalah apa yang akan kita tuai. Allah akan selalu berbaik hati memberikan kita orang-orang terbaik di hidup kita. Entah sebagai anugerah ataupun sebagai ujian. Maka niatkan semua kebaikan hanya karena Allah. Untuk mencari keridhoan Nya. Semoga Allah selalu mengiringi langkah kita dengan kebaikan dan kebaikan.
-Rizta Evindionita-

Komentar
Posting Komentar