Sudah tiga hari ini sebagian besar waktu yang saya miliki hanya dihabiskan dikamar ini. Kali ini saya memandangi langit-langit kamar dengan seksama. Sambil menerka-nerka apa sebenarnya ibroh yang dapat saya ambil dari hal ini.
Kenapa saya harus menikmati waktu yang sangat membosankan dengan kepala yang begitu pening dan suhu badan yang naik turun selama tiga hari berturut-turut. Sedangkan banyak hal yang seharusnya akan saya kerjakan dan ada beberapa agenda yang sudah direncanakan dengan sedemikian rupa terpaksa harus dibatalkan.
Saya masih terus mencoba berfikir dengan tetap memandangi langit-langit kamar yang didominasi warna biru laut itu.
"Tidak lama lagi langit-langit kamarku akan berubah warna"
Sesaat kemudian mata saya mencoba untuk menyapu seluruh bagian kamar dengan seksama. Dan mata ini tertuju pada satu bagian dinding yang penuh dengan kata-kata motivasi dan penyemangat.
"Ah tulisan-tulisan itu juga sebentar lagi tak akan kulihat di kamar tidurku. Mungkin hanya sesekali kulihat saat rindu"
Deg!
Tiba-tiba saya menyadari sesuatu. Ini jawabannya!
Jawaban dari keluhan yang dari awal saya sampaikan.
Sebentar lagi semuanya akan berubah.
Kenapa saya bisa melupakan hal semacam ini.
Saya diberi kesempatan untuk menikmati kamar ini sebelum semuanya berubah dan berganti.
Bukan hanya sekedar kamarnya yang akan berubah, tapi lebih dari itu. Kehidupan setelah ini akan berubah. Akan ada zona baru setelah ini. Mungkin akan lebih berwarna dari sebelumnya atau justru lebih menantang.
Apapun itu semoga bisa dilewati dengan sebaik mungkin. Dan sekarang saatnya untuk kembali mengistirahatkan tubuh dan pikiran agar segera pulih dan bisa beraktivitas kembali.
Quote penutup untuk tulisan ini:
Batang,
January 29th 2018
03.00 PM
Kenapa saya harus menikmati waktu yang sangat membosankan dengan kepala yang begitu pening dan suhu badan yang naik turun selama tiga hari berturut-turut. Sedangkan banyak hal yang seharusnya akan saya kerjakan dan ada beberapa agenda yang sudah direncanakan dengan sedemikian rupa terpaksa harus dibatalkan.
Saya masih terus mencoba berfikir dengan tetap memandangi langit-langit kamar yang didominasi warna biru laut itu.
"Tidak lama lagi langit-langit kamarku akan berubah warna"
Sesaat kemudian mata saya mencoba untuk menyapu seluruh bagian kamar dengan seksama. Dan mata ini tertuju pada satu bagian dinding yang penuh dengan kata-kata motivasi dan penyemangat.
"Ah tulisan-tulisan itu juga sebentar lagi tak akan kulihat di kamar tidurku. Mungkin hanya sesekali kulihat saat rindu"
Deg!
Tiba-tiba saya menyadari sesuatu. Ini jawabannya!
Jawaban dari keluhan yang dari awal saya sampaikan.
Sebentar lagi semuanya akan berubah.
Kenapa saya bisa melupakan hal semacam ini.
Saya diberi kesempatan untuk menikmati kamar ini sebelum semuanya berubah dan berganti.
Bukan hanya sekedar kamarnya yang akan berubah, tapi lebih dari itu. Kehidupan setelah ini akan berubah. Akan ada zona baru setelah ini. Mungkin akan lebih berwarna dari sebelumnya atau justru lebih menantang.
Apapun itu semoga bisa dilewati dengan sebaik mungkin. Dan sekarang saatnya untuk kembali mengistirahatkan tubuh dan pikiran agar segera pulih dan bisa beraktivitas kembali.
Quote penutup untuk tulisan ini:
Jika ujian di bangku sekolah diberikan setelah murid mendapatkan ilmunya, berkebalikan dengan ujian di universitas kehidupan.
Pelajaran dan ilmu dalam universitas kehidupan lebih sering didapatkan setelah seseorang mendapatkan ujian.
Semoga senantiasa bisa mendapatkan ibroh dalam setiap ujian yang dipercayakan Allah kepada kita.
- Dhian Nurma W -
Batang,
January 29th 2018
03.00 PM

Komentar
Posting Komentar