Langsung ke konten utama

Selalu Muncul Pelangi yang Menawan Setelah Derasnya Hujan

Sungguh kini saya tak lagi memikirkan untuk bersenang-senang seperti yang lain. Menghabiskan waktu untuk bermain-main. Merencanakan liburan menjelang weekend atau hanya sekedar refreshing jalan-jalan “menyegarkan fikiran” (katanya). Rasanya sekarang, itu tak ada lagi padaku. Dan saya rasa itu tak kubutuhkan untuk sekarang.

Ada banyak sekali hal yang harus saya fikirkan, paling tidak untuk beberapa bulan terakhir ini. Membuat saya harus berfikir keras. Membuat saya harus banting setir (keluar dari zona nyaman). Membuat saya harus menahan rasa sakit yang belum pernah kualami sebelumnya. Meski dengan susah payah dan entah berapa banyak sudah butiran air mata yang keluar dari singgasananya.

Menyimpan semuanya dalam keterdiaman amatlah menyakitkan. Menutupi hati yang sedang kacau luar biasa bukanlah hal yang mudah. Menyembunyikan keadaan yang memaksa diri untuk tetap berdiri tegak menjadi berat luar biasa. Tak sedikit keluhan yang keluar dan menyergap kekuatan diri. Tak jarang pula raga ini ikut terbawa dalam suasana yang mencekam hingga harus ikut terkapar.

Selalu ada hikmah dalam setiap permasalahan yang hadir. Harus pandai-pandai mengambil setiap inci makna dari segala sesuatu yang hadir dikehidupan ini. Kekuatan yang hadir didalam diri tidak mungkin ada begitu saja. Namun melalui proses. Proses yang tidak akan semudah yang kita fikirkan atau sebaliknya. Semua tentu pada fasenya masing-masing.

Kemudian bisa jadi sekarang yang sedang ku alami adalah proses untuk mendewasakan diri. Mungkin ujian-ujian ini akan memaksa saya untuk bisa lebih cepat berfikir dan bersikap lebih dewasa dalam menghadapi permasalahan hidup. Yang pasti semua akan ada hikmahnya.

“Selalu muncul pelangi yang menawan setelah derasnya hujan.” (kuanggap ini perkataan dari pelangi yang indah).

Masalah-masalah ini akhirnya membuat saya harus bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan berbagai tugas dan permasalahan-permasalahan yang lainnya. Ujian yang saya rasa begitu berat ini justru membuat saya lebih terpacu untuk sesegera mungkin mencapai target-target saya. Ini adalah salah satu pemaksaan luar biasa yang diberi oleh Allah untuk membuka mata, pikiran, dan hati saya untuk melihat berbagai sisi kehidupan yang luar biasa.

Begitu banyak hal yang masih harus disyukuri didalam kehidupan ini. Ada banyak hal yang terjadi yang kita tidak tau apa tujuannya sebelum kita berhasil melalui itu.

“Cobaan membuat kita kuat. Kesedihan membuat kita tetap menjadi manusia. Kegagalan membuat kita tetap rendah hati. Kesuksesan membuat kita tetap berpijar. Namun, hanya Iman yang membuat kita akan tetap melangkah.” (kusebut ia sebagai penyinar).

Semoga Iman ini terus terjaga dan semakin menguat untuk membuat langkah-langkah ini lebih cepat untuk mencapai kemuliaan hidup. Membuat langkah ini semakin ringan untuk menapaki jalanNya. Atas kekuatan-kekuatan yang Allah berikan. Sebagai wujud cintaNya kepada hambaNya yang masih berlumur dosa. Hingga menjadi penggugur dosa-dosa yang selama ini membelenggu jiwa. Semoga hati ini masih terus tertaut padaNya. Hingga habis masa didunia.

“Hadiah apa yang akan Allah berikan atas ujian ini?”
“Hadiahnya Surprise”
“Ujian ini terasa begitu berat”
“Biar dibiasakan yang seperti ini. Nanti nggak kaget. Ini amunisi!”

Ada yang harus selalu diingat dan kau tanamkan dalam hati “Hidup itu bukan tentang keinginan belaka, tapi tentang kebutuhan. Ada yang lebih Tau. Ada yang lebih Berkuasa. Ada yang lebih Berkehendak. Ada yang lebih Hebat. Dan ada yang Maha Pengasih. Yaitu Tuhanmu. Allah SWT.” (ucap salah seseorang yang kuanggap sebagai peneduh).


Batang,
October 14th 2017



02.30 AM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIPAKSA NGEBLOG

(photo by hmps ekosy: dalam pelatihan blog) Dari judulnya sudah ketahuan ya apa yang melatarbelakangi saya untuk kembali kedunia per-blogger-an *apaan sih bahasanya :v Karena lama tak jumpa dan lama tak menyapa saya akan mengawalinya dengan basmalah terlebih dahulu kemudian salam dan diakhiri dengan hamdalah. Nahloh apaan ini??? Hehe.. anggap saja sebagai sambutan :D بـسم الله الرحمن الرحيم Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah atas segala karuniaNya sehingga saya masih diberi kehidupan dan kesempatan untuk dapat berbagi entah ilmu maupun pengalaman melalui tulisan-tulisan saya disini yang ala kadarnya, yang masih jauh dari kata baik apalagi sempurna.  Semoga apa-apa yang saya bagikan hanyalah berupa kebaikan dan kebaikan sehingga membawa manfaat untuk saya pribadi dan untuk siapa saja yang membacanya. Kemudian ketika ada kesalahan mohon untuk diingatkan. Shalawat serta salam tak lupa tercur...

Profil

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Nama saya Rizta Evindionita. Dilahirkan oleh seorang wanita cantik yang sangat saya cintai dan saya hormati. Saya lahir pada 27 April 1998 di Batang, Jawa Tengah. Dan hingga sekarang saya masih setia tinggal dikota ini dengan orang tua tercinta. Saya merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Saya punya seorang kakak perempuan bernama Risna Yuyun Mardika yang telah berkeluarga (kakak ipar saya Moh.Saefudin) dan sebentar lagi akan dikaruniai buah hati. Bagi yang ingin tau riwayat pendidikan saya. Saya pernah bersekolah di SD N Proyonanggan 7 Batang, SMP Negeri 1 Batang, SMA Negeri 1 Batang, dan Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan (angkatan 2016) Di masa SMA saya pernah aktif di Menspit Smantang atau yang biasa dikenal dengan sebutan Rohis. Saya lebih banyak mendapatkan ilmu, pengalaman, dan teman disana dan saya bersyukur pernah berada dilingkungan itu. Sedangkan di kampus, saya ikut banyak kegiatan yang sangat m...

Hobby

My Hobby Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai hobi saya. Saya suka travelling, ya meskipun belum sampai ke seberang pulau apalagi ke luar negeri. Saya sangat menyukai aktivitas bepergian karena disitulah saya bisa menemukan banyak hal yang belum pernah saya temui. Dan dari kegiatan travelling itu pula kita dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terhampar dimuka bumi secara nyata. Semoga Allah perkenankan diri ini melihat dan merasakan lebih banyak tanda-tanda kebesaran-Nya melalui travelling. Kemudian saya juga suka menulis, minimal menulis status fb, menulis caption di instagram, dan menulis pengalaman pribadi saya. Punya keinginan untuk menulis buku, semoga suatu saat nanti dapat terwujud. Karena saya suka menulis, tentulah saya juga akan suka membaca. Terutama membaca kejadian disekitar saya. Dimanapun saya berada. Kejadian-kejadian itu seakan memberi pelajaran yang membuat saya lebih bijak dan lebih dewasa dalam bersikap. ...