Aku akan menjadi saksi. Sekaligus teman perjalananmu esok nanti. Meski aku tidak tau kapan waktunya.
Aku telah menyaksikan perjalananmu untuk mencapai apa yang kamu impikan.
Aku menyaksikan bagaimana kamu yang selalu ditertawakan oleh orang-orang karena argumentasimu yang tidak mudah untuk orang lain pahami. Bagaimana susunan kalimat yang kau lontarkan hingga membuat orang lain menganggapmu sebelah mata.
Hingga aku melihatmu dalam keadaan terpuruk dan menghilang dari jejak pandangan mata.
Aku telah menyaksikan perjalananmu untuk mencapai apa yang kamu impikan.
Aku menyaksikan bagaimana kamu kembali bangkit dari keterpurukan.
Kamu yang kemudian bermetamorfosa menjadi seseorang yang membanggakan. Kamu yang gemilang dalam segala Kebanggaan.
Kamu yang akhirnya mendapat banyak pengakuan dari orang lain hingga dipercaya untuk dapat berbicara dan menyampaikan ilmu yang kamu miliki pada banyak orang. Dan akhirnya kamu mendapatkan panggungmu.
Aku pun masih menyaksikan bagaimana kamu yang telah gemilang kembali temaram. Entah karena apa. Yang ku tau kehilangan seseorang yang paling dicinta bukan masalah kecil. Entah benar karena itu atau hal lain yang tidak ku ketahui.
Hingga saat ini aku masih menyaksikanmu. Kamu yang akan kembali memperjuangkan impianmu. Kamu yang punya keinginan besar untuk keberhasilan cita-citamu.
Aku telah menyaksikan perjalananmu untuk mencapai apa yang kamu impikan.
Aku menyaksikan bagaimana kamu yang selalu ditertawakan oleh orang-orang karena argumentasimu yang tidak mudah untuk orang lain pahami. Bagaimana susunan kalimat yang kau lontarkan hingga membuat orang lain menganggapmu sebelah mata.
Hingga aku melihatmu dalam keadaan terpuruk dan menghilang dari jejak pandangan mata.
Aku telah menyaksikan perjalananmu untuk mencapai apa yang kamu impikan.
Aku menyaksikan bagaimana kamu kembali bangkit dari keterpurukan.
Kamu yang kemudian bermetamorfosa menjadi seseorang yang membanggakan. Kamu yang gemilang dalam segala Kebanggaan.
Kamu yang akhirnya mendapat banyak pengakuan dari orang lain hingga dipercaya untuk dapat berbicara dan menyampaikan ilmu yang kamu miliki pada banyak orang. Dan akhirnya kamu mendapatkan panggungmu.
Aku pun masih menyaksikan bagaimana kamu yang telah gemilang kembali temaram. Entah karena apa. Yang ku tau kehilangan seseorang yang paling dicinta bukan masalah kecil. Entah benar karena itu atau hal lain yang tidak ku ketahui.
Hingga saat ini aku masih menyaksikanmu. Kamu yang akan kembali memperjuangkan impianmu. Kamu yang punya keinginan besar untuk keberhasilan cita-citamu.
Aku akan kembali menyaksikanmu dalam gemilang.
Dan pada akhirnya semua cerita hidupmu akan menjadi hal yang paling menarik untuk kita perbincangkan.
-Suatu hari nanti-
Komentar
Posting Komentar