Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba mereview kembali materi yang telah saya dapatkan mengenai bagaimana manusia menghadapi permasalahan hidup. Semoga bermanfaat :)
Ada 3 lapisan dari diri manusia dalam menghadapi permasalahan hidup.
Pada lapisan pertama, seorang manusia akan dilapisi oleh ruh (ruhaniyah) kondisi rohani dalam diri. Saat keadaan ruh seseorang ini baik. Dalam menghadapi suatu masalah, ia akan lebih mendahulukan introspeksi diri. Ia akan merefleksikan dirinya dari sesuatu yang menyebabkan masalah itu datang. Entah dari amalan-amalan hariannya yang terlupakan, entah dari kesalahan dirinya terhadap orang lain, atau dosa-dosa dimasa lalunya yang menyebabkan masalah itu akhirnya datang pada dirinya.
Kemudian setelah dia mengintropeksi diri, ia akan memperbaiki dan berusaha menyelesaikan masalah dengan terus meningkatkan intensitas kedekatan kepada Allah.
Kemudian dilapisan kedua, seorang manusia dalam menghadapi masalah akan terlapisi oleh akal. Akal dalam hal ini adalah seseorang yang kondisi ruhaniyah nya tidak terpenuhi, akan tetapi ia memiliki kecerdasan berfikir, bersosialisasi, dan memiliki pengetahuan yang luas. Orang yang menghadapi permasalahan dengan tipe ini akan menyelesaikan masalah dengan akal pikirannya secara rasional. Ia akan berfikir mengapa masalah muncul dari sudut pandang diluar dari dirinya (kebalikan dari introspeksi).
Akan tetapi, dalam hal ini kadangkala masalah yang harus dihadapi tidak bisa diselesaikan lewat pemikiran saja. Karena kemampuan berpikir manusia yang sangat terbatas.
Pada lapisan terakhir, seorang manusia dalam menghadapi masalah hanya terlapisi oleh fisik (jasadnya saja) tanpa ruh dan akal. Kondisi ini akan menyebabkan seseorang mudah mengalami tekanan. Sehingga hanya mengandalkan tubuhnya. Biasanya ia akan mudah emosi, dan menyerang orang lain atau bahkan menyakiti dirinya sendiri. Tanpa memikirkan konsekuensi dari yang dilakukannya.
Kemudian pada akhirnya jika kondisi fisiknya ini tidak kuat menghadapi masalah maka kemungkinan besar kondisi fisiknya akan ikut melemah.
Demikianlah 3 lapisan dari diri manusia dalam menghadapi permasalah hidup.
Maka sangat penting bagi kita untuk terus memperbaiki kondisi ruhaniyah agar saat masalah terjadi kita memiliki pertahanan diri yang kuat dalam menghadapi permasalahan hidup yang pasti mau tidak mau akan terjadi dalam kehidupan kita. Hanya saja bagaimana cara kita menyikapi masalah itulah yang akan menentukan bagaimana kehidupan kita selanjutnya akan berjalan.
Tidak perlu takut dan bersedih saat menghadapi masalah atau cobaan didalam hidup selama kita masih punya Allah. Yakinlah bahwa Allah akan selalu bersama dengan kita.
Ada 3 lapisan dari diri manusia dalam menghadapi permasalahan hidup.
Pada lapisan pertama, seorang manusia akan dilapisi oleh ruh (ruhaniyah) kondisi rohani dalam diri. Saat keadaan ruh seseorang ini baik. Dalam menghadapi suatu masalah, ia akan lebih mendahulukan introspeksi diri. Ia akan merefleksikan dirinya dari sesuatu yang menyebabkan masalah itu datang. Entah dari amalan-amalan hariannya yang terlupakan, entah dari kesalahan dirinya terhadap orang lain, atau dosa-dosa dimasa lalunya yang menyebabkan masalah itu akhirnya datang pada dirinya.
Kemudian setelah dia mengintropeksi diri, ia akan memperbaiki dan berusaha menyelesaikan masalah dengan terus meningkatkan intensitas kedekatan kepada Allah.
Kemudian dilapisan kedua, seorang manusia dalam menghadapi masalah akan terlapisi oleh akal. Akal dalam hal ini adalah seseorang yang kondisi ruhaniyah nya tidak terpenuhi, akan tetapi ia memiliki kecerdasan berfikir, bersosialisasi, dan memiliki pengetahuan yang luas. Orang yang menghadapi permasalahan dengan tipe ini akan menyelesaikan masalah dengan akal pikirannya secara rasional. Ia akan berfikir mengapa masalah muncul dari sudut pandang diluar dari dirinya (kebalikan dari introspeksi).
Akan tetapi, dalam hal ini kadangkala masalah yang harus dihadapi tidak bisa diselesaikan lewat pemikiran saja. Karena kemampuan berpikir manusia yang sangat terbatas.
Pada lapisan terakhir, seorang manusia dalam menghadapi masalah hanya terlapisi oleh fisik (jasadnya saja) tanpa ruh dan akal. Kondisi ini akan menyebabkan seseorang mudah mengalami tekanan. Sehingga hanya mengandalkan tubuhnya. Biasanya ia akan mudah emosi, dan menyerang orang lain atau bahkan menyakiti dirinya sendiri. Tanpa memikirkan konsekuensi dari yang dilakukannya.
Kemudian pada akhirnya jika kondisi fisiknya ini tidak kuat menghadapi masalah maka kemungkinan besar kondisi fisiknya akan ikut melemah.
Demikianlah 3 lapisan dari diri manusia dalam menghadapi permasalah hidup.
Maka sangat penting bagi kita untuk terus memperbaiki kondisi ruhaniyah agar saat masalah terjadi kita memiliki pertahanan diri yang kuat dalam menghadapi permasalahan hidup yang pasti mau tidak mau akan terjadi dalam kehidupan kita. Hanya saja bagaimana cara kita menyikapi masalah itulah yang akan menentukan bagaimana kehidupan kita selanjutnya akan berjalan.
Tidak perlu takut dan bersedih saat menghadapi masalah atau cobaan didalam hidup selama kita masih punya Allah. Yakinlah bahwa Allah akan selalu bersama dengan kita.
"Laa Tahzan Innallaha Ma'anaa"
Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.

Komentar
Posting Komentar